Nindi putriyusuf
Dua besaudara yang tak akan terpisahkan dengan pribadi yang berbeda,nandu merupakan anak pertama dan nindi adalah adiknya.usia mereka hanya selisih 1 tahun..disaat nandu sudah kelas 11 nindi bru dikelas 10.mereka sekolah ditempat yang berbeda,nandu bersekolah di sekolah yang sangat elit dikotanya yg hanya diperuntungkan bagi siswa yang berprestasi sedangkan nindi sendiri berada disekolah yang biasa saja.hampir setiap tahun nandu menggenggam piala kerumahnya dan nilai raport yang memuaskan.nandu sangat senang belajar apalagi belajr matematika dan kimia...inilah kisahnya.
Kalian tau sendiri nandu kakakku itu bisa segalanya sedangkan aku.aku sama sekali tidak mengetahui kelebihanku ,kakakku nandu dipuji dimana mana.kerumah nenek yang dicari nandu,sepulang sekolah mama terus saja menanyaiku nandu kemana.bisa dibilang semua orang peduli padanya.aku memang terlahir di rahim yang sama tapi aku seperti bumi dan langit.sangat jauh berbeda.sejak kecil kami selalu dipertemukan dengan perbandingan.aku tidak pernah suka dengan kakakku itu.papa selalu saja membandingkanku dan aku hanya seperti dedaunan yang berjatuhan.apalagi disaat ulang tahun nandu,rumah dipenuhi hadiah dari teman temannya.sedangkan aku mama saja terkadang lupa dengan hari ulang tahunku padahal aku anak bungsu.
Hadirnya kak nandu membuat semua orang bangga,senyum tipis diwajahnya dapat meluluhkan siapa saja.teman temanku disekolah terkadang modus merengek kerja kelompok dirumahku hanya karena ingin melihat kak nandu.kak nandu seakan memiliki dunia saja.
setiap malam kami hanya berdiam diri dikamar masing masing.kak nandu yang selalu sibuk dengan temantemanya yang tersusun rapi disetiap sudut kamarnya yah siapa lagi teman setianya kalau bukan buku.aku selalu menyergapnya disaat orang sudah terlelap.aku sudah hafal betul jadwal tidur kak nandu.kak nandu setiap harinya telah mengatur jadwal hidupnya mulai dari bangun kemudian bangun kembali.kak nandu selalu tidur diawal setelah isya.kemudian bangun disepertiga malam belajar hingga subuh,setelah subuh kak nandu tidak pernah alpa membaca alquran ditandai suaranta yang terdengar jelas dimushollah kecil rumahku.setiap paginya sebelum berangkat kak nandu selalu sholat duha.hahhh.jika aku menjelasakan hidup kak nandu kalian hanya akan menganga tak berkedip karena kagum.sepulang sekolah kak nandu selalu membelikanku sesuatu dan mengajakku jalan jalan setiap pekanya.perfect deh kak nandu.
"Dek.besok datang yh diacara perlombaanku,besok aku ada lomba catur"kak nandu tersenyum lepas
"Walah kak aku gk bisa,biar mama n papa saja yg pergi,besok aku punya banyak scedjul"kataku mencari alasan
"Ya sudahhh"kak nandu dengan nafas panjangnya
Aku tahu kak nandu pasti kecewa.selama ini aku tidak pernah mau hadir dievent kak nandu.jika itu acara berkaitan dengan kak nandu aku selalu mencari alasan untuk tidak datang.aku gk mau teman temannya melihatku dan aku gk mau teman temannya tahu kalau kak nandu punya adik sebodoh aku.
......fajar menyapa menyergap dinding kaca.suara kak nandu belum terdengar sepulang dari surau.menatap sekeliling rumah yang seakan tak berpenghuni.mama didapur sibuk dengan masakannya dan papa yang harus berangkat mengajar dan kak nandu...
Kak nandu belum juga pulang..
"Mama ..kak nandu mana?"
"Ada dikamarnya.kenapa?barusan pagi pagi cari kak nandu.."
"Hmmm hehe gpp ma"
Kebiasaanku yang selalu mengusili kak nandu selalu saja memancingku.aku segera kekamarnya dan ingin mengagetkannya.tapi kak nandu gk ada..kemana sih dia.biasanya juga kak nandu ada disini,laptopnya terbuka begitu saja.segera kubuka.tampilan game membuatku berlama lama..
"Akhhhhhh setannn"..
Aku tak bisa membuka mataku setelah melihat tampilan desktop laptop.badanku bergetar nafasku tak terarah.
"Hahaha"terdengar gelak tawa itu.
Aku yang tak kuasa membuka mata dan menangis
"Ma ma mama"teriakku sambil menutup mata menangis memanggil mama.
Semua menjadi gelap hitam.dan aku sudah dikamarku..masih terbayang sosok itu..jika terbayang lagi badanku gemetar dan sulit mengatur nafas.
"Ya Allah,nindi.km gpp nak.ko sampai separah ini".mama merangkulku
"Dek.km gppkn!maafin aku yh dek"kata kak nandu sambil mengelus kepalaku
Selama tiga hari aku sakit dan tidak kesekolah,entah apa yang terjadi pada diriku.phobiaku belum saja hilang.sampai kapan aku jadi penakut seperti ini.tatap dinding dalam diamku seakan bercerita kepada dinding.terdengar dari luar.mama papa dan kak nandu tengah berbincang
"Nandu,kamu kn tau adikmu tidak seperti dirimu,"..kata mama seakan marah
"Iya ma maafin nandu,aku kira nindi sudah sehat karena selama ini nindi sudah baik baik saja"kata kak nandu
"Untung saja adikmu belum sempat dibawa kerumah sakit,nandu saya tidak ingin kejadian itu berulang"kata papa dengan tegasnya
Sepertinya perdebatan mulai redah.aku segera memperbaiki posisi diri.langkah kaki terdengar kekamarku.kak nandu segera memelasku sambil menyodorkan air.
"Eh kak nandu"
"Enak yh liburnya?"
"Iya kak..enak banget.makanya kak libur aj jg"
"Hehe liburnya kak nandu it cuma hari minggu"
"Kak besok.aku udah boleh ke sekolah kata mama"
"Baguslah,maafin kak nandu yh dek"
"Gpp kak.kn kk cuma brcnda"
Kak nandu hanya diam dan tersenyum bergegas keluar dari kamar.
Kejadian itu terulang,kejadian apa.membuat mataku lelah saja.tidak perlu memikirkan itu.tapi bagaimana jika benar benar ada masalah.sebenarnya apa yang dimaksud papa itu.atau tanyakan saja sama kak nandu.kak nandu pasti tahu.
..
Sekarang aku ada dimana,tempat yang begitu kumuh tak ada orang disini.apa kemarin mama papa liburan kekampung nenek akhh iya aku ada dikampung nenek jauh dari kota.
